Meningkatkan
Keterlibatan Siswa Secara Aktif Dalam Menentukan Proses Belajar di Kelas VA SD Sathya Sai
Tahun Pelajaran 2020/2021
Kadek
Yuliantari
CGP Angkatan 1 Kota Denpasar
1.
Latar Belakang
Merdeka
belajar lebih menitik beratkan pada pembelajaran yang berpusat pada siswa. Keterlibatan
siswa merupakan salah satu cara untuk meningkatkan peran aktif siswa dalam
proses belajar mengajar. Untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses
belajar dapat dilakukan secara individu maupun didalam kelompok. Dengan
partisipasi aktif dari siswa dalam menentukan proses pembelajaran yang
dilakukan akan sangat berpengaruh pada proses perkembangan berpikir, emosi dan
social. Keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran juga dapat membuat siswa
lebih aktif dan belajar untuk mengambil keputusan. Dengan gerakan merdeka
belajar diharpakan dapat membentuk siswa yang memiliki profil pelajar Pancasila
agar tercipta generasi yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
Mandiri, Bernalar kritis, Kreatif, Bergotong royong dan Berkebinekaan global.
Merdeka belajar juga bisa
melibatkan siswa untuk berperan serta
dalam menentukan proses pembelajaran yang akan dilakukan di kelas untuk
membangkitkan kemampuan siswa bisa bernalar kritis untuk menentukan
pembelajaran yang mereka akan lakukan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan
siswa. Konsep merdeka belajar diharapkan dapat mendorong terciptanya suasana
belajar yang menyenagkan dan berpusat pada siswa.
Keterlibatan
siswa hanya bisa dimungkinkan jika siswa diberi kesempatan untuk berpartisipasi
atau terlibat dalam proses pembelajaran. Tetapi kenyataannya yang terjadi saat
ini proses belajar dikelas hanya guru saja yang menentukan apa yang akan
dipelajari oleh siswa didalam kelas tanpa mengetahui apa yang siswa ingin
pelajari. Disini siswa hanya menerima dan mengerjakan apa yang diberikan oleh
guru. Dalam proses belajar mengajar sebelumnya juga, para murid diharuskan
tunduk dan patuh pada peraturan dan prosedur yang kaku yang justru membatasi
keterampilan berfikir kreatif. Dalam belajar, anak-anak lebih banyak disuruh
menghapal ketimbang mengeksplorasi, bertanya atau bereksperimen.
Setiap
anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda karena setiap anak yang dilahirkan
keduania ini unik. Jadi pembelajaran yang dilakukan haruslah sesuai dengan
kebutuhan siswa dan apa yang mereka minati. Untuk menciptakan suasana merdeka
dalam belajar diperlukan sebuah perubahan dari
cara lama dimana guru yang menentukan proses pembelajaran yang diberikan
pada siswa, dengan cara baru yaitu guru melakukan diskusi dengan siswa untuk
menentukan peroses pembelajaran yang ingin mereka lakukan sesuai dengan minat
anak-anak. Memang diperlukan kesabaran dan stimulai yang efektif untuk
membangkitkan agar anak mampu untuk mengungkapkan pendapat dalam mengali
potensi yang mereka miliki. Karena bakat
anak bisa tumbuh ketika anak sudah memiliki minat dan mau berlatih untuk
mengasah keterampilannya. Dalam mengawali proses belajar, pendidik juga perlu
memiliki kemampuan mendengar yang baik. Tidak hanya sekedar mentransfer
pengetahuan dan mendikte anak-anak atas kehendak pendidik
2.
Dekskripsi
Aksi Nyata
Faktor penting dalam proses belajar
mengajar adalah guru. Guru berperan aktif menciptakan kelas yang komunikatif,
dan sebagai fasilitator untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenagkan
untuk siswa. Dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran
dikelas diharapkan dapat membangkitkan motivasi dari siswa agar dapat belajar
sesuai dengan bakat dan minatnya sehingga belajar menjadi lebih menyenangkan
dan bermakna bagi siswa.
Melihat kondisi siswa yang kurang
aktif baik dalam sesi diskusi dan menaggapi pertanyaan guru, menjadi sebuah
tantangan bagi guru untuk memahami kondisi dari siswa dan mencari solusi untuk
bisa menstimulasi siswa dalam mengungkapkan pendapat dengan berani dan percaya
diri. Dengan kondisi ini membuat siswa menjadi kurang trampil dalam
mengungkapkan pendapat sangat berpengaruh pada ketrampilan siswa saat melakukan
presentasi dan menceritakan hasil pembelajarannya. Komunikasi adalah hal yang
sangat penting, apalagi program merdeka belajar dimana pembelajaran berpusat
pada siswa untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki secara maksimal sesuai
dengan bakat dan minat
Agar tujuan pendidikan dapat dicapai dengan baik maka dibutuhkan kolaborasi antara
berbagai pihak. Salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah kerjasama antara
seluruh komponen guru, kepala sekolah, lingkungan, siswa dan orang tua siswa
agar dapat menyiapkan pembelakaran sesuai dengan kebutuhan siswa. Kolaborasi
tersebut diharapkan mampu menjadi sebuah dukungan dalam mewujudkan tindakan
untuk aksi nyata yang akan dilakukan. Adalah berkoordinasi dengan kepala
sekolah untuk agar mengetahui rancangan pembelajaran yang akan dilakukan, melakukan diskusi gabungan dengan guru-guru untuk menentukan
langkah meningkatkan ketelibatan siswa secara aktif untuk menentukan proses
belajar dikelas, berkoordinasi dengan orang tua untuk mendukung kegiatan yang
akan diadakan, melakukan diskusi dengan siswa tentang
pembelajaran yang diharapkan dan mereka ingin kerjakan/lakukan dan melaksankanan
kegiatan yang akan dilakukan sesuai dengan kesepakatan dengan anak-anak
Dengan melibatkan siswa lebih banyak
untuk berperan secara aktif dalam menentukan proses
belajar dikelas menjadi tantangan baru buat siswa untuk memilih pembelajaran
yang diharapkan didalam kelas. Pada awal kegiatan guru dan siswa melakukan pertemuan
untuk membuat kesepakatan dalam kegiatan pembelajara yang akan dilakukan selama
satu tema. Sebagai guru disini saya bersama-sama dengan siswa melakukan diskusi
kecil untuk menentukan pembelajaran yang ingin mereka lakukan selama tiga
minggu kedepan dengan menjabarkan tema yang ada dan kopetensi yang diharapkan
untuk dicapai. Setelah itu siswa akan menentukan apa saja yang akan dan ingin
mereka pelajari selama tiga minggu kedepan. Guru memberikan berapa stimulus
untuk anak-anak mengeluarkan ide yang ada dalam diri siswa, Ide-ide mereka pun
mulai muncul dan mereka mengungkapkan ide-ide yang kreatif. Ide-ide yang mereka
ungkapkan dicatat oleh guru sebagai bahan untuk kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan siswa selama tiga minggu kedepan dan melaksanakan pembelajaran sesuai
dengan kesepakatan bersama.
Setelah melakukan
praktek ditingkat kelas dilanjutkan untuk berbagi hal positif dengan guru-guru
di sekolah untuk menyatukan visi mencapai merdeka belajar dan pembelajaran yang
berpusat pada siswa yang diawali dengan mengali hal positif yang guru miliki
dilanjutkan dengan membuat kegiatan untuk melibatkan siswa secara aktif dalam
menentukan proses belajar dikelas. Guru mencoba mengungkapkan apa yang akan
dilakukan untuk melibatkan siswa dalam merancang pembelajaran yang akan dibuat.
Setelah selesai pertemuan seluruh guru kelas mencoba untuk melakukan praktek
baik dengan mengundang siswa melalui media zoom untuk menentukan kegiatan
pembelajaran yang akan disepakati bersama sebagai langkah awal untuk menciptakan
merdeka belajar.
3. Hasil
Aksi Nyata
Kegiatan pembelajaran yang telah
disepakati dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah dirancang bersama-sama.
Pada awal kegiatan proses pelibatan siswa dalam
menentukan proses belajar dikelas siswa merasa cangung dan masih malu-malu
mengungkapkan pendapat mereka karena belum terbisa. Tapi sekarang anak-anak
sudah merasa lebih berani dan lebih percaya diri dalam mengungkapkan ide-ide
yang mereka miliki. Walaupun belum mencapai 100% tertapi setidaknya sudah mulai
muncul rasa percaya diri, semangat dalam mengikuti pembelajaran. dan sudah berani belajar untuk mengambil
keputusan sendiri.
4. Pembelajaran
yang didapatkan
Dalam pembelajaran terkadang ada keberhasilan dan kegagalan yang terpenting sebenarnya adalah proses bukan hasil akhir. Dalam keberhasilan yang terjadi merupakan sebuah respon positif yang patut di lakukan secara berkelanjutan dalam mendukung hal-hal positif untuk perkembangan siswa secara maksimal. Dalam sebuah keberhasilan ini tidak terlepas dari rasa ingin tau dan pikiran kritis dari dalam diri mereka. Kegagalan yang terjadi tidak semata-mata karena anak-anak atau guru yang tidak berhasil tetapi diperlu sebuah proses yang lebih untuk membangkitkan semangat dalam diri siswa dan stimulus yang tepat untuk menemukan potensi dalam diri. Memberikan kesempatan siswa untuk berperan aktif dalam menentukan proses belajar dikelas sangatlah penting untuk meningkatkan rasa percaya diri dan membangiktkan pemikiran yang kreatif dan ktiris dalam diri mereka.
Rancangan Perbaikan
Dalam sebuah pelaksanaan pembelajaran
tentu ada sebuah evaluasi yang harus dilakukan dalam merancang
pembelajaran untuk melakukan sebuah perbaikan dalam kegiatan pembelajaran yang
akan dirancang. Perbaikan yang saya lakukan berikutnya untuk meningkatkan
keterlibatan siswa secara aktif dalam menentukan proses belajar dikelas dengan
meningkatkan pemberian stimulasi kepada kepada siswa untuk memancing ide-ide
kreatif dalam diri siswa sehingga siswa bisa menunjukan rasa percaya diri
dengan ide-ide yang dimiliki.
1. Dokumentasi
Kegiatan membuat kesepakatan
rancangan kegiatan pembelajaran
Kegiatan
Presentasi Hasil karya dari kegiatan pembelajaran yang disepakati
Vidio kegiatan berbagi bersama guru-guru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar