Minggu, 07 Februari 2021

Refleksi Pembelajaran Diferensiasi

 

Pembelajaran Berdiferensiasi

Refleksi Terbimbing 2.1.a6 Kadek Yuliantari

  1.  Dari materi ini yang sudah dapat saya pelajari untuk menjadi solusi bagi permasalahan terkait dengan pembelajaran didalam kelas adalah penerapan teknik pembelajaran diferensiasi merupakan pembelajaran yang mengcover kebutuhan siswa dengan memperhatikan perbedaan individu anak seperti menyesuaikan dengan kesiapan belajar , minat murid dan profil  belajar siswa dengan berbagai strategi seperti deferensisi konten, deferensisi proses dan deferensisi produk.
  2. Menurut saya hal yang paling sulit diterapkan dalam pembelajaran deferensiasi adalah  deferensiasi proses. Karena masih sulit saya terapkan selama PJJ terutama untuk observasi proses pembelajaran secara langsung  terutama dalam proses berjenjang yang memerlukan waktu dan tenaga ekstra bagi guru.
  3. Jika saya menerapka n hal yang sulit tersebut, dukungan yang saya perlukan adalah kesiapan dari pihak orang tua dan wali  siswa untuk bekerjasama mendampingi siswa dalam proses pembelajaran agar dapat dicapai secata optimal sesuai dengan kebutuhan siswa. Akses dukungan tersebut dapat saya lakukan dengan membangun komunikasi yang baik dengan orang tua siswa.
  4. Jika saya menghadapi situasi dimana kebutuhan belajar siswa tidak dapat diakomodasi oleh pembelajaran diferensiasi , maka saya akan memberanikan diri untuk memodifikasi pembelajaran yang saya lakukan meskipun tidak umum atau tidak sesuai dengan sistem yang ada. Kebutuhan dari setiap siswa mesti kita penuhi untuk memaksimalkan perkembangan peserta didik. Modifikasi yang dilakukan saya akan usahakan untuk tidak berbenturan dengan yang ada tapi melakukan sebuah kolaborasi dan melakukan koordinasi dengan kepala sekolah sebagai penanggung jawab dan pimpinan yang harus tau dengan apa yang kita lakukan untuk memaksimalkan pembelajaran. Pengalaman sebelum saya mengenal pembelajaran diferensiasi saya pernah mengambil resiko untuk menerapkan pembelajaran steam dalam kelas, saat itu memang menjadi tantangan untuk saya mengambil resiko saat awal menjadi sibuk  dalam mempersiapkan pembelajaran, melakukan komunikasi dengan orang tua berkaitan dengan bahan pembelajaran dan ini memerlukan tenaga ekstra tapi ketika melihat anak-anak sangat menikmati pembelajaran dan selalu meminta tantangan baru membuat saya menjadi bahagia dan semangat untuk selalu melakukan perubahan menjadi semakin baik.

Refleksi Lanjutan

  1.       .   Saya dapat melakukan pembelajaran diferensiasi secara efektif dengan memahami kebutuhan siswa agar bisa membuat perencanaan pembelajaran dengan langkah-langkah yang tepat dan tujuan pembelajaran yang jelas untuk dicapai siswa.
  2.           Pendekatan yang seharusnya saya ubahsuaikan adalah pendekatan pembelajaran berdiferensiasi proses
  3.       Saya tetap bersikap positif walaupun banyak tantangan yang akan saya hadapi dalam penerapan pembelajaran diferensiasi, karena yang menjadi pemikiran saya saat ini adalah bagaimana cara mempersiapkan pembelajaran yang dapat memenuhi kebutuhan siswa dan membela hak siswa untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan mereka sehingga siswa dapat berkembang secara maksimal. Sebagai seorang  guru kita harus bisa membesarkan wadah anak-anak untuk belajar dan seorang guru harus  siap dengan sebuah perubahan untuk kemajuan peserta didiknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Apa Itu Kurikulum?      Kurikulum memiliki kaitan yang sangat erat dengan pembelajaran dan sangat penting kita sebagai pendidik memahami ...